Tag: Buku

  • Mengapa Kita Perlu Menulis Buku?

    Buku adalah salah satu perangkat untuk membantu Personal Branding yang paling ampuh. Meskipun  kini kita hidup di abad digital, “daya magis” buku tak tergantikan. Buku telah, sedang, dan akan selalu menjadi faktor pembeda yang membuat penulisnya menonjol di tengah kerumunan.
    Namun, tidak semua orang mau atau mampu menulis buku dengan berbagai dalih.
    • Aku tidak punya waktu!
    • Saya terlalu muda untuk menerbitkan buku sendiri!
    • Gue bukan ahli dalam hal apa pun, siapa yang mau baca buku gue?
    • Aku bukan siapa-siapa
    • Saya tidak kaya
    • Saya tidak pandai menulis
    • Ntar aja deh kalau gue udah pensiun
    • Saya terlalu tua untuk memulai
    • Saya nggak pede Mas!
    • Saya tak berbakat nulis Mbak!
    • Saya tidak tahu bagaimana menerbitkannya!
    Mengapa kita perlu menulis satu buku setidaknya sekali seumur hidup?
    Buku adalah rahasia yang digunakan para Public Figure untuk mengembangkan bisnis mereka, membangun Personal Branding mereka, membangun kredibilitas, berbagi perspektif, dan menceritakan kisah mereka sendiri di bidang pilihan mereka – secara langsung atau tidak langsung.

    Dokumentasikan perjalanan kita segera mungkin. Karena kita saat ini hidup di abad internal yang “banjir konten”. Semakin kita mampu memengaruhi Follower kita, semakin banyak kemungkinan pelanggan maupun calon klien dan mitra yang dapat kita jangkau.

    Inilah sebabnya, kita harus menulis buku.

    Buku adalah ‘kartu nama’
    Sebagian besar dari kita tahu bahwa membuat konten itu sangat penting, terutama di era persaingan untuk mendapatkan perhatian. Jejaring dan media sosial adalah peluang besar bagi kita untuk “memamerkan” Personal Branding dan memperkenalkan bisnis kita.

    Buku kita akan menjadi kartu nama kita saat kita tidak hadir. Saat kita menerbitkan buku, itu artinya dipamerkan ke seluruh dunia. Siapa saja dan dari mana saja dapat memilih buku kita dan mengenal kita tanpa bertemu dengan kita.

    Otoritas dan Bukti Kepakaran
    Kemungkinan besar orang yang mengambil buku kita sedang mencari sumber yang kredibel untuk membantu mereka memecahkan masalah dalam kehidupan profesional atau pribadi mereka. Ketika buku kita dapat memecahkan masalah, kita secara otomatis menjadi kredibel dan dipandang ahli oleh publik.

    Menerbitkan buku adalah cara yang efektif untuk menumbuhkan status kepakaran kita dan meningkatkan kredibilitas kita di pasaran. Umumnya, sebagian besar penulis dianggap ahli. Ketika kita menulis buku tentang subjek atau bidang tertentu, orang lain menganggap mereka ahli di bidang itu.

    Bagaimana menulis buku dapat menguntungkan bisnis atau karier kita secara positif?

    Jejaring sosial untuk kesuksesan bisnis
    Menjadi penulis membantu memudahkan kita memanfaatkan Network. Oleh karena itu, kerap kali saya pergi ke acara apapun yang tidak terkait dengan buku, saya selalu membawa buku saya sebagai “cinderamata”. Harap dicatat bahwa menerbitkan buku tidak selalu hanya tentang penghasilan tambahan, tetapi platform yang lebih besar untuk menciptakan jalan bagi pendapatan multisumber.

    Media untuk mempromosikan diri
    Saya telah mengenal dan bekerja dengan pemilik bisnis atau pakar di bidang tertentu yang merupakan pembicara yang luar biasa tetapi tidak dapat mengembangkan “karier pembicara” mereka tanpa memiliki buku. Namun, begitu mereka menerbitkan buku; peluang untuk diundang sebagai pembicara, trainer, coach maupun konsultan terbuka lebar. Ini mungkin tidak berlaku untuk setiap industri; tetapi dalam kebanyakan kasus, sebuah buku benar-benar dapat meningkatkan “karier untuk berbagi”.

    Membantu membangun reputasi dan kredibilitas 
    Begitu kita menambahkan kata ‘Penulis’ di depan nama kita, semuanya berubah. Tiba-tiba, kita dapat “menonjol” dari keramaian. Kita adalah pakar yang diakui di domain kita, orang ingin mendengarkan apa yang kita katakan.

    Konsumen tidak suka ditawari
    Buku adalah cara yang jauh lebih baik untuk memanfaatkan dan meningkatkan jangkauan dan interaksi klien kita. Sebuah buku, sebagai kartu nama, adalah alasan yang bagus untuk menerbitkannya dan menjangkau klien kita tanpa terlihat seperti kita memaksakan produk atau jasa pada mereka. Saya telah mendapatkan sebagian besar klien saya saat ini karena mereka “menemukan” saya melalui buku secara online maupun dari toko buku yang dapat memberi mereka solusi untuk masalah mereka.

    Berbagai sumber pendapatan
    Menjadi penulis  memungkinkan kita memiliki sumber pendapatan lain dan mendapatkan royalti seumur hidup. Menerbitkan buku juga membantu kita dalam  dunia Public Speaking karena kita adalah penulis dengan otoritas, kredibilitas, dan keahlian.

    Tidak mudah menjadi pembicara bayaran profesional tanpa buku. Orang-orang sudah mulai berbicara karier tanpa buku. Tentu saja, sebagian besar pembicara profesional akhirnya menulis satu atau dua buku; dan ketika mereka melakukannya, biaya berbicara mereka biasanya meningkat.

    Selain berbicara, banyak konsultan dan pembicara juga mengadakan lokakarya maupun pelatihan. Selain itu, tidak sedikit yang menjadikan buku mereka sebagai dasar untuk membuat pelatihan online.

    Di luar aspek cuan, menulis merupakan salah satu cara untuk mendapatkan “amal jariyah”. Selama ada pembaca atau orang yang mendapatkan manfaat dari buku, kita terus akan mendapatkan “pahala”.

    Tidak hanya itu, buku juga bisa kita wariskan kepada anak, cucu atau keturunan kita. Bukankah mereka akan bangga jika memiliki orang tua, kakek/nenek, atau leluhur yang notabene sebagai penulis?
    Jadi, kapan Anda ingin menulis buku pertama Anda?
    Apa yang membuat diri Anda belum menerbitkan buku?
    Apakah Anda telah berjuang untuk menulis buku akan tetapi kesulitan menyelesaikannya?
    Agung Setiyo Wibowo
    Depok, 21 April 2023
  • Buku SOUP Lezat, Usaha Hebat

    Menyajikan soup lezat untuk bisnis skala besar jelas lebih rumit dibandingkan dengan soup lezat untuk skala “kaki lima”. Kuncinya dimulai dari membuat semangkok soup lezat. Baru bisa diperbanyak dengan standar resep dan cara memasak yang sama.

    Filosofi soup lezat menyadarkan kita mengapa 4 dari 5 pebisnis pemula gagal di dua tahun pertama dan mengapa 1 dari 25 perusahaan jatuh sebelum berumur 10 tahun. Konsep ini mengingatkan kita betapa ketidakseimbangan dalam menjalankan aspek sistem, orang, uang, dan pelanggan secara berkesinambungan menjadi bumerang yang mempercepat kehancuran usaha.

    Buku ini mengenalkan konsep Balanced Pillar sebagai alternatif Balanced Scorecard dengan gaya bertutur dan diksi yang membumi. Sehingga mudah dipahami pembaca untuk menyadarkan pentingnya menata keseimbangan pengembangan sistem yang dikelola oleh orang yang tepat, ditunjang oleh penataan uang yang tepat guna dan pengembangan jaringan pelanggan yang luas guna mencapai kinerja efisien yang berkelanjutan.

    Digodok bersama oleh tim solid yang berisi CEO di perusahaan multinasional & lokal, pengusaha, konsultan manajemen dan praktisi SDM; buku ini dilengkapi dengan kuisioner untuk membantu pembaca menilai organisasi secara paripurna dari empat aspek yang tak dapat dipisahkan yaitu sistem, orang, uang, dan pelanggan (SOUP). Sarat dengan studi kasus, lessons learned, best practices, dan temuan mutakhir dari persepektif lokal dan global; buku ini layak menjadi teman sekaligus guru yang mengajak pembaca belajar mengukur keseimbangan proses guna mewujudkan kinerja organisasi secara berkelanjutan – baik untuk lembaga profit maupun non-profit. Sehingga wajib digunakan sebagai “panduan” untuk pebisnis, direktur, manajer, Self-Employee, konsultan, mahasiswa, maupun masyarakat  luas.

     

    Mengapa Harus Membaca Buku Ini? 

    1. Menawarkan konsep manajemen asli Indonesia;
    2. Belum ada satupun buku terbitan lokal yang mengupas tuntas sistem manajemen strategis
    3. Menjadi konsep alternatif untuk melengkapi Balanced Scorecard (BSC);
    4. Ditulis dengan gaya bertutur yang menghadirkan engagement dengan pembaca sehingga lebih mudah dipahami;
    5. Dilengkapi dengan temuan mutakhir, best-practices dan studi-studi kasus dari dalam dan luar negeri;
    6. Dilengkapi dengan kuisioner yang berisi 76 pertanyaan untuk mengukur keseimbangan proses yang menjadi kunci kinerja organisasi, baik profit maupun non-profit;
    7. Membantu pembaca menilai organisasi secara paripurna dari empat aspek yang tak dapat dipisahkan yaitu sistem, orang, uang, dan pelanggan (SOUP);
    8. Menyadarkan pembaca pentingnya proses yang “seimbang” dan benar untuk keuntungan berkelanjutan.

     

    Di mana Bisa Mendapatkan Buku Ini?

    1. Versi cetak bisa diperoleh di toko buku Gramedia, Togamasdan Gunung Agung
    2. Versi digital bisa dibeli di 4 apps: iPusnas, iReader, iJogja dan E-Sentral 

     

    Apa Kata Para Tokoh? 

    “Buku ini wajib dibaca oleh mereka yang ingin meningkatkan kinerja perusahaan dan mengerti konsep sistem manajemen strategis! Baca buku ini, perjuangkan mimpi Anda dan berkaryalah bagi negara kita tercinta. Indonesia, Pasti Bisa!”

    ~ Merry Riana, Motivator Wanita No.1 di Indonesia & Asia, Tokoh Inspirasi Buku & Film ‘MERRY RIANA: Mimpi Sejuta Dolar’,  TV Host ‘I’m Possible’ on Metro TV, Radio Host ‘The Merry Riana  Show’ on Sonora Network, www.MerryRiana.com

    “Membaca konsep dan narasi dalam buku ini secara utuh laksana menyelesaikan kuliah strategi di program MBA dalam waktu singkat namun tetap mendalam.”

    Harryadin Mahardika, Ph.D.

    Kepala Program Magister Manajemen

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia

     

    “Apabila proses bisnis tidak seimbang, maka bisnis dengan usaha sekeras apapun akan tersendat bahkan bisa gagal total. Saya angkat topi untuk penulis yang telah mampu menuliskan gagasannya dengan cemerlang!”

    Dr. Ir., Ahmad Syamil, MBA

     Dekan Binus Business School Jakarta

     

    “Kita semua harus menjaga keberhasilan perusahaan kita, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Dan untuk itu semua kegiatan perusahaan harus diukur agar mendukung keberhasilan dari kedua perspective itu. Balanced Pillar akan mengajak Anda untuk membuat pengukuran keberhasilan perusahaan Anda, baik untuk pencapaian objective di masa sekarang maupun keberlangsungan perusahaan di masa depan.”

    Pambudi Sunarsihanto

    Ketua Umum Perhimpunan Manajemen Sumber Daya Manusia (Indonesia)

    “Membangun bisnis bagi siapapun tidaklah mudah. Dibutuhkan sistem yang baik, sumber daya manusia  yang bertalenta, modal, dan kecakapan dalam memenuhi apa yang diinginkan pelanggan. Buku ini akan melengkapi tentang apa yang dibutuhkan dalam mengelola dan mengembangkan usaha.”

    Dr. Asto  Sunu Subroto

     CEO Mars Data Science

    Layaknya kehidupan manusia, bisnis yang sehat harus dijalankan secara seimbang. Dari aspek sistem, pengembangan sumber daya manusia, keuangan, hingga memuaskan pelanggan. Tanpa keseimbangan, bisnis memang masih bisa bergerak. Namun pasti akan datang suatu masa yang bernama ketumbangan. Congratulation Agung for writing this brilliant idea, keep up the good work! 
    Kus Heryuwono, President Director Intipesan Group
    “Buku ini hadir sebagai alternatif sekaligus pelengkap bagi Balanced Scorecard – konsep yang jauh dari sempurna untuk konteks Indonesia. Ia wajib dibaca oleh organisasi dan eksekutif yang ingin melakukan terobosan.”  
    Wijayanto Samirin, Staf Khusus Wakil Presiden RI Bidang Ekonomi dan Keuangan & Komisaris Independen PT Indosat Ooredoo Tbk

    “Indonesia sebagai negara yang besar dan progresif membutuhkan buah pendalaman manajemen yang baik dan segar seperti buku ini. Para praktisi dan pemikir ilmu manajemen dapat menambah perspektifnya akan ketahanan organisasi dengan SOUP yang ditawarkan oleh Agung Setiyo Wibowo.”

    ~Andrew Emmanuel Tani, CEO AndrewTani & Co.

    “Ini merupakan buku pertama paling komprehensif yang pernah saya baca mengenai pentingnya menjaga keseimbangan seluruh aspek dalam roda organisasi. Studi-studi kasus yang dipaparkan mampu menyadarkan saya betapa mengelola organisasi  yang benar itu bermuara pada dua hal: strategy & execution. Yang terpenting, buku ini membantu saya memahami pengukuran kinerja organisasi dengan lebih masuk akal dan komprehensif.”
    Bahari Antono, CEO HRD Forum
    “Salah satu cara paling efektif dalam pembelajaran ialah meniru best practices dan lessons-learned dari the crème de la crème. Buku ini mampu menyuguhkan jalinan cerita perusahaan-perusahaan terbaik di buka bumi dalam mengelola aspek sistem (S), orang (O), uang (U) dan pelanggan (P)”.
    ~Hilbram Dunar; Pembawa Acara TV & Radio, Penulis Buku My Public Speaking
    “Buku ini kaya dengan inspirasi dan sekaligus how to yang aplikatif. Oleh karena itu, disarankan untuk menjadi rujukan para leader maupun manager yang ingin mewujudkan meaning dan effectiveness sekaligus.  Enjoy your reading. “
     ~ Dr. Ahmad Mukhlis Yusuf, Executive & Leadership Coach

    “Seperti pada tulisan-tulisan sebelumnya, Agung menyajikan hasil kajian dan pemikirannya dalam tulisan yang enak dibaca dan mudah dipahami. Konsep “Balanced Pillar”, yang diajukan sebagai alternatif dari pendekatan “Balanced Scorecard” yang sudah lebih banyak dikenal dan dipakai, menekankan pada pentingnya keseimbangan empat aspek utama dalam organisasi, baik yang berorientasi profit maupun non-profit, yaitu sistem, orang, uang dan pelanggan (disingkat SOUP). Apa yang disampaikan dalam buku ini sangat mengena dan sesuai dengan pengalaman saya sendiri dalam mengelola usaha swasta maupun organisasi non-profit.”

    ~ Wicaksono Sarosa, Chief Knowledge Worker Ruang-Waktu Knowledge-Hub for Sustainable [Urban] Development dan Ketua Dewan Eksekutif Kemitraan-Habitat

    “Tidak semua orang bisa membaca kinerja perusahaan secara paripurna. Buku ini menawarkan semua yang perlu dipahami untuk menjalankan bisnis dengan benar. Saya rekomendasikan buku ini untuk dibaca oleh pebisnis dan manager serta pimpinan perusahaan maupun organisasi nirlaba yang ingin meningkatkan kinerja perusahaan atau organisasinya dengan signifikan.”

    ~ Aries Nugroho, General Manager Ogilvy Public Relations

    “Buku ini memiliki dua hal: komprehensif dan seimbang. Komprehensif dalam penyampaian mengenai pentingnya menjaga keseimbangan seluruh aspek dalam roda organisasi. Seimbang dalam penyajiannya yang komprehensif, mulai dari sejarah, filosofi, elaborasi aspek-aspek, hingga kuesioner untuk mengukur keseimbangan proses yang menjadi kunci kerja organisasi. Pun pula, studi-studi kasus yang dipaparkan mampu menyegarkan kita kembali mengenai cara mengelola organisasi yang benar yaitu bermuara pada dua hal: strategy & execution.”

    ~ Bambang Suseno, ST, CIIB, ANZIIF (Snr. Assoc.), CIP; Ketua Umum Asosiasi Ahli Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (APARI)

    “Apa yang ditawarkan dalam buku ini tidak hanya bisa diterapkan untuk kalangan korporasi, tapi juga organisasi nirlaba. Agung dengan cerdas menggoreskan gagasannya dengan bahasa yang mudah dimengerti. Sehingga dapat dipahami oleh siapa saja.”

    ~ Tito Hananta Kusuma, Managing Partner Tito Hananta Kusuma & Co.

     

     

    Ingin Pesan Sekarang?

    Kamu bisa mendapatkan harga khusus sebelum 31 Agustus 2018. Jadi, tunggu apa lagi. Pesan sekarang  juga melalui Krishna di +62-852-3050-4735 (Whatsapp/Telegram/Line/SMS/Call) atau grandsaint@gmail.com.

  • Resmi Dibuka: Pemesanan Buku “Jadi, Kamu Pilih Jurusan HI?”

    Memilih jurusan kuliah mungkin bagi sebagian orang remeh-temeh saja. Sesederhana memilih kostum untuk pesta, destinasi plesiran, atau nongki-nongki cantik. Tapi bagi sebagian yang lain, justru sebaliknya. Jurusan kuliah dianggap sebagai “kunci ajaib” yang mengantarkannya kepada profesi tertentu. Tidak sedikit yang tidak mau ambil pusing. Pilih saja salah satu, toh apapun jurusannya memiliki peluang yang sama untuk bisa menjadi “cetar badai” di kemudian hari.
     
    Apapun pendapatnya, sah-sah saja. Karena setiap orang memiliki mindset, values, asa, dan tujuan hidup masing-masing to?
     
    Cerita sederhana yang terangkum dalam buku ini sengaja saya tulis untuk calon mahasiswa, mahasiswa, dan alumni jurusan Hubungan Internasional (HI). Di dalamnya, saya beberkan dari A ke Z mengenai jurusan yang “katanya” cukup favorit itu. Mulai dari kurikulum, dinamika organisasi kemahasiswaan, KKN, magang, tugas akhir, prospek pekerjaan, networking, ‘go international’, dan panduan mengenali jati diri berbasis multipendekatan (Self-Help). Oh ya, juga ada kurasi profil para alumni kenamaan lintas generasi, lintas perguruan tinggi, dan lintas profesi. Dari Menteri, Artis, Pesulap, Penulis, Pengusaha, Aktivis NGO, Diplomat, Bankir, Bupati, Grafolog, Coach, Sociopreneur, dan seterusnya
     
    Buku ini sama sekali bukan untuk menggurui. Hanya secercah cerita dari orang yang pernah mengalami lebih dulu. Informasi yang diberikan pun berimbang, tidak berat sebelah. Gaya bahasa yang dipakai juga “lo, gue”. Dibumbui dengan inspirasi dari para alumni HI yang kece dengan berbagai rahasia kesuksesannya, buku ini sangat recommended sebagai bacaan selingan untuk:
    1. Calon mahasiswa yang lagi galau bin kepo untuk memilih HI
    2. Mahasiswa dan dosen HI di seluruh Indonesia
    3. Para alumni HI yang ingin mengenang masa kuliahnya
    4. Guru Bimbingan Konseling (BK) dan Wali Kelas SMA/MA sederajat
    5. Pencari kebijaksanaan dimanapun berada

     

    Apa kata mereka?

    “International relations: Master something about everything, vs master everything about something. In life and work, I prefer the first.”

    (Daniel Tumiwa – CEO OLX Indonesia)

     

    “Hubungan Internasional sebagai sebuah disiplin ilmu telah menempati posisi penting dan strategis tidak hanya dalam dunia akademik tetapi juga praktis. Keseharian kita hampir tidak mungkin terlepas dari fenomena hubungan internasional dari pemenuhan kebutuhan dasar manusia hingga aktualisasi diri dalam berkontribusi bagi peradaban. Buku ini membuka kesadaran dan pemahaman Anda atas pilihan hidup yang tepat dengan memilih Hubungan Internasional.”
    (Prof. Dr. Tirta N. Mursitama Ph.D – Ketua Departemen Hubungan Internasional Binus University, Ketua Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia).

     

    “Belajar Hubungan Internasional di UGM memberi saya pijakan untuk memahami berbagai isu dalam masyarakat dalam kerangka politik nasional, regional, maupun global. Kini sebagai novelis dan pendiri ASEAN Literary Festival, saya mengawinkan dua hal yang telah membentuk saya: ilmu hubungan internasional dan sastra. Buku ini akan menjadi pengantar yang menarik bagi siapapun yang ingin tahu tentang ilmu hubungan internasional dan sumbangan alumninya pada masyarakat.”

    (Okky Madasari – Penulis Novel Best Seller)

     

    “Berbicara bidang studi memang cenderung kering. Dunia akademis memang tidak mudah dicerna. Buku ini berbeda, karena meskipun topiknya akademik, tetapi yang dibahas justru manusianya. Kalau bicara manusia, apalagi dengan pengalaman yang nyata, maka siapapun pasti tertarik untuk membacanya. Perspektif terhadap program studi Hubungan Internasional memang cenderung abstrak, karena memang prodi ini tidak fokus sejak awal. Cerita mengenai “orang-orang HI” tentu berbeda, karena dia bisa saja tetangga sebelah, teman main futsal, atau kolega bisnis. Jadi apa dan siapa mereka, buku ini pasti memuaskan rasa ‘kepo’ kita.”

    (Ir. Totok Amin Soefijanto, MA, Ed.D – Deputi Rektor Akademik, Riset, dan Kemahasiswaan Universitas Paramadina)

     

    “Masa kuliah boleh dikatakan sebagai masa paling penting dalam pengembangan diri setiap individu. Pada titik ini, siapa saja bisa bertransformasi sesuai yang diinginkan. Buku ini wajib dimiliki oleh setiap mahasiswa hubungan internasional yang berani membuat perbedaan.“

    (Muhammad Dudi Hari Saputra – Wasekjend DPD KNPI Kalimantan Timur)

     

    “Saya percaya Mas Agung adalah orang yang merangkak dari bawah mengenali sesuatu, tekun mencerna, dan sungguh-sungguh menjalani pengenyaman akademisnya. Perjuangan yang lebih besar dibandingkan orang kebanyakan mengantarkannya menjadi pribadi yang lengkap, berpengalaman, dan layak menjadi dosen yang sanggup memberikan ilmu afektif, kognitif, dan pengajaran berbagai dinamika terbaru politik internasional dari berbagai sudut pandang. Buku ini menyampaikan apa yang juga saya rasakan: memilih HI dan melihat realita yang ada, tidak perlu berkecil hati dengan keilmuan lain. Pengabdian atas keilmuan HI bisa dilakukan di begitu banyak lini kehidupan, sejauh bagaimana tiap-tiap insan HI menjalani perkuliahannya.”

    (Adi Mulia Pradana – Assistant Manager Operations Aleph-Labs; Co-founder Wikidpr.org)

     

    Berapa harganya?**

    • Early Bird (sebelum 28 Februari 2017): Rp 50.000,-*
    • Harga normal: Rp 70.000,-*

    *belum termasuk ongkos kirim

    ** 30% dari hasil penjualan buku disumbangkan untuk amal

     

    Apa benefit membeli buku ini?

    1. Voucher belajar bahasa Inggris/Mandarin/Jepang dari Squline senilai Rp 100.000,- untuk semua pembeli
    2. Gratis coaching dengan Syahrul Komara, M.BC Nav.,C.Ht,CI, CTA,CM-NLP – HR Coach & Talent Analyst senilai Rp 500.000,- untuk semua pembeli
    3. Gratis Self-Discovery Coaching dengan Agung Setiyo WibowoASEAN Blogger Ambassador 2011 & Penulis 7 Buku senilai Rp 500.000,- untuk semua pembeli
    4. Gratis  tiket pesawat Jetstar Airways rute Jakarta-Singapura (PP) dan tiket pesawat  Malaysia Airlines rute Jakarta-Kuala Lumpur (PP) untuk pembeli ke-9000 dan ke-10.000  pada penerbangan Mei 2017 dari Zaki Yamani –  CEO PT.Cahaya Maha Pertiwi
    5. Gratis analisis tulisan tangan (grafologi) dengan  Vita Harsono ‎ –  Grapho-therapist & Transformation Coach untuk 3 pengirim ulasan buku terbaik masing-masing senilai Rp 500.000,-
    6. Gratis konsultasi & analisis kepribadian berbasis sidik jari dengan Dedi Priadi, MT, MA –  Penemu PRiADI Psychological Fingerprints (P2F)  untuk pembeli ke-1000 senilai Rp 500.000,-
    7. Gratis Brain Massage dan terapi pikiran dengan Noval Y. Ramsis, CNLP., CH., CHT., CMIH – Master Instant Healing & Hypnotherapist untuk pembeli ke-100, ke-500, dan ke-750 masing-masing senilai Rp. 1.950.000 ,-
    8. Potongan harga untuk pembelian rumah di Teras Cikarang 2 Bekasi untuk pembeli ke-2000, ke-3000, ke-4000, ke-5000, ke-6000, ke-7000, ke-8000 dari PT.Cahaya Maha Pertiwi masing-masing senilai Rp 20.000.000,- (selama persediaan masih ada)
    9. Gratis coaching dengan MNF. Prasetyo, MBA, CEC – Life, Business, & Corporate Coach untuk 3 pengirim testimoni terbaik masing-masing senilai Rp 1.000.000,-

     

     

    Ingin memesan?

    Isi saja formulir ini atau klik pranala ini:  goo.gl/forms/C0uzLkFweenwhivE3

     

    Narahubung

    Kontak: Agung Setiyo Wibowo

    Mobile: +62 852 3050 4735 (Whatsapp/Line/Call/SMS/Telegram)

    Email: grandsaint@gmail.com/hello@agungwibowo.com