Pernah gak sih kita mendengar kalimat, “Kalau mau sukses, ya harus kerja lebih keras.”?
Dulu saya percaya penuh sama kalimat itu.
Semakin sibuk, semakin bangga.
Semakin penuh jadwal meeting, semakin merasa penting.
Semakin capek, semakin merasa produktif.
Sampai akhirnya saya sadar…
Banyak orang bukan kekurangan kerja keras. Mereka hanya terlalu lama berlari di treadmill.
Keringatan iya.
Capek iya.
Tapi sebenarnya tidak ke mana-mana.
Dan itu yang saya pelajari ketika membaca buku The Entrepreneur’s Solution: The Modern Millionaire’s Path to More Profit, Fans & Freedom karya Mel Abraham.
Buku ini seperti menampar pelan.
Karena ternyata masalah terbesar banyak profesional, pebisnis, bahkan personal brand di LinkedIn bukan soal kurang pintar atau kurang rajin.
Tapi…mereka membangun “kesibukan”, bukan membangun “kebebasan”.