Hidup ini sederhana. Karena Tuhan begitu adil.
Category: Blog
-
Muara Itu Bernama Pikiran
Apa yang kita tabur, kita tuai. Apa yang kita kehendaki, menghampiri diri.Nah, pikiran adalah muaranya. Pikiran memicu kata-kata. Kata-kata memicu tindakan. Tindakan memicu kebiasaan. Kebiasaan memicu nasib.Well, pada akhirnya kualitas diri kita bergantung dari cara kita berpikir. Karena yang lain adalah cerminannya.Apakah pikiranmu sekarang menjauhkan atau mendekatkanmu pada impian?Selamat berpikir, kawan.Agung Setiyo Wibowo20 Mei 2022 -
Tes Demi Tes
Tes.
Ya, hidup adalah rangkaian tes.Tes demi tes.Setiap ada tes kita akan naik kelas atau tinggal kelas. Setiap tes menjadi penyaring kita untuk evaluasi.Namun hidup bukanlah seperti sekolah yang berakhir dengan selembar ijazah. Hidup adalah rangkaian tes dengan hasil akhir dunia atau akhirat. Selama nafas masih dikandung badan, kita akan terus diuji.Jadi, sudahkah kamu belajar hari ini? Maukah kamu belajar terus-menerus? Selamat menikmati tes kawan.Agung Setiyo WibowoDepok, 24 Mei 2022 -
Waktu Terus Melaju
Waktu.
Apa yang pertama terlintas di benakmu?Apapun itu, kita diberikan waktu yang sama setiap hari.Sayangnya, kita seringkali menyia-nyiakam waktu. Duh ruginya …Waktu terus melaju. Kita semestinya tahu apa yang kita mau.Waktu terus melaju. Pastikan waktumu membuatmu semakin dekat pada tujuam hidup dan Tuhanmu.Agung Setiyo WibowoDepok, 30 Mei 2022 -
Apa Adanya
Hidup ini misterius. Karena kita tak pernah tahu skenario yang disiapkan Tuhan.
Yang pasti hidup ini penuh kejutan. Dengan segala dinamikanya.Hidup ini penuh warna. Suka duka datang silih berganti.Itu mengapa kebahagiaaan adalah pilihan. Karena semua bergantung sikap kita.Tak usah risaukan esok. Tak usah sesali yang telah terjadi.Apa adanya saja. Di mana pun kita berada.Selamat berjuang kawan.Agung Setiyo WibowoJakarta, 30 Juni 2022 -
Dijalani Aja
Hidup itu hanya sekali. Ya, hanya sekali, kawan.
Sayangnya, kita seringkali menyia-nyiakan hidup ini. Entah membuang waktu untuk hal yang tak berfaedah atau terjerembab dalam hal negatif yang merugikan.
Hidup memang ujian.
Dikatakan ujian karena jika kita mampu melewati berbagai tantangannya, kita akan “naik kelas” atau “naik derajat”. Sebaliknya, jika kita gagal; kita tentu akan merugi.
Hidup itu berwarna. Ada suka, ada duka, Ada tawa, ada lara.
Seperti pelangi, hidup akan membosankan jika sewarna. Menyadari hal itu, kita semestinya sadar bahwa segala hal yang terjadi di dunia ini bukanlah kebetulan.
Tugas kita sejatinya hanyalah menjalani sebaik yang kita bisa. Biarkan Allah yang menilai. Karena toh pada akhirnya, segala hal yang kita lakukan itu ada “harga”-nya. Kita akan menerima rapor kelak.
Kawan-kawanku semua. Mari jalani hidup ini dengan penuh syukur. Tak usah resah dengan apa yang terjadi esok. Jangan sesali apa yang terjadi kemarin.
Jalani saja masalah yang kita temui. Nikmati prosesnya. Dan cintai dirimu.
Salam bahagia.
Agung Setiyo Wibowo
Jakarta, 27 Juni 2022
Sumber foto: https://unsplash.com/