Mengakui Ketidaksempurnaan

“Kesempurnaan hanyalah milik Allah”. Ungkapan ini terdengar begitu klise. Toh tak lekang waktu maknanya bukan?

Ya, nggak ada manusia sempurna. Mengakui ketidaksempurnaan insyaallah akan membahagiakan diri.
Bukan berarti kita tidak mau memperbaiki diri atau belajar ya. Namun ada beberapa hal yang memang sudah menjadi suratan takdir.
Manusia mengupayakan alias berproses. Hasil akhirnya itu urusan Tuhan.
Kesempurnaan hanyalah milik Tuhan. Karena bukankah manusia itu tempatnya salah dan kurang?
Ketidaksempurnaanmu bisa jadi berkahmu kawan. Asalkan kamu mau mensyukuri ya.
Terus berikhtiar dan tawakkal ya. Jangan lupa bahagia.
Agung Setiyo Wibowo
Jakarta, 29 Agustus 2022
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Leave a Reply