Sisa Hari

Hidup terus melaju.Hingga Tuhan mencabut maut kita. Sayangnya kita sering lengah.

Tiap tahun kita sering merayakan bertambahnya umur. Padahal sejatinya semakin tahun usia kita semakin berkurang.
Hemmm. Begitulah manusia. Tiap hari kita mendekati hari kematian. Namun kita selalu lupa karena merasa sibuk mengejar dunia yang fana.
Masih berapa sisa hari kita? Tak ada orang yang benar-benar tahu.
Maka, kita sering diingatkan untuk mengerjakan sesuatu untuk dunia seolah-olah kita hidup selamanya. Di sisi lain kita disadarkan untuk mengerjakan untuk akhirat seolah-olah esok tiada.
Sisa harimu berapa hidup di bumi? Sudahkah jadi orang baik? Sudahkah bermanfaat untuk orang banyak?
Agung Setiyo Wibowo
Depok, 30 Agustus 2022
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Leave a Reply