Kematian yang Menginspirasi

Mati.
Meninggal dunia.
Tewas.
Tutup usia.
Wafat.
Beberapa kata di atas begitu terasa menyedihkan bagi sebagian orang. Juga mengerikan bagi sebagian yang lainnya. Namun, ada juga orang yang terinspirasi darinya.
Ya, kematian memang akhir dari kehidupan di dunia ini. Oleh karena itulah, tidak sedikit orang yang termotivasi untuk memanfaatkan setiap detik waktunya kebaikan.
Tak mengherankan ungkapan “berkaryalah untuk duniamu, seakan-akan kamu hidup selamanya, berkaryalah untuk akhiratmu seakan-akan kamu esok tiada.” Bagiku, kematian menjadi pengingat bahwa kita semestinya tidak menyia-nyiakan hidup ini. Karena waktu yang telah berlalu tidak akan pernah kembali.
Dengan mengingat mati, kita terdorong untuk memprioritaskan hal-hal yang esensial. Kita bisa tersadarkan mana aktivitas yang mendatangkan keburukan, dan mana yang bisa menebarkan manfaat bagi orang lain.
Kematian memang misteri. Tidak bisa dipercepat, tidak bisa diperlambat. Karena akan datang di saat yang tepat sesuai dengan ketentuan-Nya.
Jadi, sudahkah kamu menyiapkan kematianmu? Seberapa bernilai bekal yang sudah kamu miliki?
Depok, 8 Oktober 2021
Agung Setiyo Wibowo
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn
Edit