Pernahkah Anda membayangkan sebuah buku dengan nama Anda terpampang di sampul depan, tersusun rapi di rak toko buku, atau dibaca oleh ratusan bahkan ribuan orang? Sebuah karya yang lahir dari ide, pengalaman, dan pemikiran Anda—tetapi akhirnya tidak pernah selesai karena tertahan di tengah jalan.
Author: Agung Wibowo
-
When Small Thinking Kills Big Dreams
Lucunya hidup, ya. Kita semua diajarin sejak kecil buat “jangan kebanyakan mimpi, nanti sakit kalau jatuh.” Kedengarannya bijak, padahal sering kali nasihat itu bikin kita mengecilkan diri sendiri bahkan sebelum bertanding. Ironis banget, kan? Kita yang katanya manusia paling sempurna, malah sering jadi penonton dari mimpi kita sendiri.
-
Punya Nyali untuk Nggak Disukai
Pernah nggak sih lo mikir, “Kenapa gue selalu pusing mikirin omongan orang lain?”
Padahal ya, hidup lo itu… ya hidup lo. Bukan hidup mereka. Ironisnya, makin kita pengen semua orang suka sama kita, makin kita capek sendiri. Kayak main game level impossible: nggak ada tombol menangnya. -
Apa yang Gue Pelajari dari Buku The Alchemist Karya Paulo Coelho
Bayangin gue lagi berdiri di tengah gurun pasir, matahari terik, debu beterbangan, dan kaki gue hampir tenggelam di pasir yang panas. Rasanya kayak hidup lagi nge-prank gue, nge-lempar gue ke situasi yang absurd. Tapi, di tengah kekacauan itu, gue ngerasa kaya banget. Bukan karena ada emas atau harta karun yang nyata, tapi karena gue sadar: gue lagi nemuin harta sejati gue—mimpi, panggilan hidup, dan arti sebenarnya dari perjalanan.
-
Tips Menerbitkan Buku di Gramedia
Coba bayangkan ini: seseorang bisa bikin ratusan postingan di media sosial setiap bulan, menghabiskan waktu berjam-jam untuk bikin konten, tapi tak ada satu pun yang benar-benar bertahan lama. Ironisnya, satu postingan mungkin bisa viral sebentar, tapi dua minggu kemudian hilang ditelan algoritma.