Suatu hari saya tersadar di tengah kesibukan yang terlihat produktif. Kalender penuh. Agenda berjalan. Target tercapai. Namun ada satu pertanyaan yang diam-diam mengganggu:
Kesadaran itu datang seperti seseorang yang sedang bermain catur, lalu tiba-tiba menyadari bahwa selama ini ia hanya bereaksi terhadap langkah lawan — bukan merancang strateginya sendiri.
Di situlah saya mulai memahami makna penting dari berpikir beberapa langkah ke depan. Bukan hanya satu langkah. Tetapi lima langkah.
Buku Your Next Five Moves karya Patrick Bet-David mengajarkan sesuatu yang sederhana namun mendalam: hidup dan karier bukan hanya tentang bekerja keras, tetapi tentang berpikir strategis.
Banyak orang rajin bergerak, tetapi tidak semua bergerak ke arah yang tepat.
Banyak profesional bekerja keras, tetapi tidak semua memahami arah permainan yang sedang mereka mainkan.
Analogi yang paling menggambarkan ide ini bagi saya bukan hanya catur, tetapi navigasi laut.
Seorang nahkoda tidak menunggu badai datang baru memikirkan arah. Ia membaca peta. Memahami arus. Mengantisipasi cuaca. Menentukan rute alternatif.
Ia tahu tujuan akhirnya, tetapi juga memahami langkah-langkah antara titik sekarang dan tujuan tersebut.