Kadang kita percaya banget sama kalimat ini:
“Ah, personal branding itu cuma buat influencer.”
“Gue mah orang biasa, siapa juga yang mau peduli?”
Kadang kita percaya banget sama kalimat ini:
“Ah, personal branding itu cuma buat influencer.”
“Gue mah orang biasa, siapa juga yang mau peduli?”
Kalimat itu pernah gue dengar dari seorang teman yang sebenarnya cukup populer di dunia profesional. Followers-nya ribuan, tampil di berbagai podcast, tapi waktu ngobrol santai, dia jujur bilang, “Gue merasa kayak hidup buat perform, bukan buat berkembang.”