Kita hidup di zaman ketika semua orang terlihat pintar.
Setiap hari, timeline kita dipenuhi kutipan cerdas, rangkuman buku 60 detik, carousel berisi “5 pelajaran hidup”, hingga thread panjang yang terasa seperti kuliah mini. Kita menonton, menyukai, menyimpan, lalu merasa: “Wah, hari ini dapat insight.”
Namun anehnya, semakin banyak konten yang kita konsumsi, semakin sering kita merasa kosong. Seolah kepala penuh, tapi arah tidak jelas. Informasi berlimpah, tapi kebijaksanaan terasa langka.
Di titik inilah klimaksnya: masalah kita hari ini bukan kekurangan pengetahuan, melainkan kehilangan kedalaman berpikir.