“Mas, menurutmu kenapa ada orang yang jatuh berkali-kali tapi tetap kembali — dan akhirnya justru sampai di puncak?”
Saya pernah ditanya itu saat diskusi santai selepas kelas kepemimpinan.
Saya jawab spontan: “Karena sebagian orang mengejar jabatan. Sebagian lagi mengejar perannya.”
Beberapa detik hening.
Lalu saya tambahkan: “Dan kadang… hidup memang mendidik seseorang untuk menjadi pemimpin lewat jalan yang tidak pendek.”
Di titik itulah obrolan bergeser ke satu nama:
Prabowo Subianto