Pernah dengar kalimat, “Hidup akan berubah kalau nanti ada kesempatan besar.”
Saya dulu percaya itu. Bahwa perubahan datang seperti petir—sekali menyambar, semua langsung berbeda.
Ternyata tidak.
Perubahan jarang datang dalam bentuk peristiwa besar.
Ia datang dalam bentuk langkah kecil berikutnya—yang sering kita remehkan.
Itulah afirmasi terbalik yang saya rasakan setelah membaca Pivot: The Only Move That Matters Is Your Next One karya Jenny Blake. Buku ini tidak menjanjikan transformasi instan. Justru sebaliknya. Ia mengajarkan bahwa satu-satunya langkah yang benar-benar penting bukan lompatan spektakuler, melainkan langkah berikutnya yang bisa kita lakukan sekarang.