Pernah nggak kamu merasa seperti …
Sudah belajar bertahun-tahun, bekerja keras, mengumpulkan sertifikat, upgrade diri, mempercantik CV
dan mungkin sudah mengirim ratusan lamaran. Tapi kesempatan besar itu selalu jatuh ke… orang lain?
Kalau iya, tenang. Saya juga pernah ada di titik itu.
Dulu saya berpikir hidup ini sederhana.
Siapa yang paling kompeten, dialah yang akan menang. Siapa yang paling rajin bekerja, dialah yang akan dipromosikan. Siapa yang paling pintar, dialah yang paling dicari.
Sayangnya, kehidupan tidak selalu bekerja seperti itu.
Ada satu kalimat yang dulu sangat saya benci. “Dia dapat proyek karena orang dalam.”
Dalam hati saya langsung bereaksi. “Berarti dunia memang tidak adil.”
Namun semakin lama saya bekerja, bertemu banyak pemimpin, pengusaha, investor, headhunter, hingga profesional lintas industri, saya mulai menyadari sesuatu.
Yang selama ini saya sebut “orang dalam” ternyata tidak selalu berarti nepotisme.
Sering kali itu hanyalah…
Dan sejak saat itu, cara saya memandang networking berubah total.