“Mas, sebenarnya gimana sih cara jualan di LinkedIn tanpa kelihatan kayak orang yang lagi jualan?”
Ini salah satu pertanyaan yang paling sering saya dengar.
Saya memakluminya karena banyak orang masuk LinkedIn dengan mindset:
“Gue harus posting lebih banyak.”
Lalu naik level menjadi:
“Gue harus punya followers lebih banyak.”
Kemudian naik lagi:
Padahal…
jualan di LinkedIn bukan lomba siapa yang paling sering menawarkan sesuatu.
Bayangkan LinkedIn seperti sebuah restoran.
Profil lo adalah pintu masuknya. Content lo adalah aroma makanan yang bikin orang penasaran. Relationship adalah pengalaman mereka selama duduk di meja lo. Akhirnya, ketika mereka sudah percaya dengan kualitas “makanan” lo… barulah mereka bertanya menu dan harganya.
Masalahnya, banyak orang baru buka pintu restoran langsung teriak: “PAK! MAU PESAN APA?”
Belum duduk, lihat menunya, tahu siapa chef-nya, dan nyobain makanannya. Tapi disuruh beli, ya kabur. 😂
Ini yang sering terjadi di LinkedIn.