Saya pernah berada di fase di mana saya merasa sudah melakukan “semua yang benar”.
Upgrade skill? sudah.
Kerja keras? sudah.
Ikut training? sering.
Bangun personal branding? jalan.
Tapi entah kenapa, beberapa peluang besar terasa seperti lewat begitu saja.
Bukan karena saya tidak mampu.
Bukan karena saya tidak siap.
Tapi karena… saya tidak berada di ruang yang tepat, bersama orang yang tepat.
Ada masa di mana saya berpikir:
mungkin saya kurang pintar.
Padahal ternyata, saya hanya belum cukup terhubung.
Buku How to Be a Power Connector karya Judy Robinett membuat saya menyadari satu hal sederhana namun sangat mengubah perspektif:
Kesuksesan jarang terjadi sendirian.
Selalu ada ekosistem di baliknya.