Saya pernah percaya satu hal sederhana tentang produktivitas:
Jika ingin sukses, kita harus bekerja lebih keras dan melakukan lebih banyak hal.
Bangun lebih pagi.
Kerja lebih lama.
Tambah lebih banyak proyek.
Isi kalender sampai penuh.
Logikanya terasa masuk akal.
Semakin banyak yang kita lakukan, seharusnya semakin banyak pula hasil yang kita dapatkan.
Tetapi setelah beberapa tahun bekerja dan mengamati banyak profesional hebat, saya mulai menyadari sesuatu yang agak mengganggu:
Orang-orang yang paling sukses justru tidak terlihat paling sibuk.
Mereka tidak selalu memiliki jadwal yang penuh.
Mereka tidak selalu terlihat tergesa-gesa.
Bahkan kadang mereka terlihat punya waktu untuk berpikir.
Di situlah saya mulai mempertanyakan satu mitos besar tentang produktivitas.
Mitosnya sederhana:
Produktivitas berarti melakukan lebih banyak hal.
Padahal buku Free to Focus karya Michael Hyatt justru mengatakan sebaliknya.
Produktivitas sejati bukan tentang melakukan lebih banyak.
Produktivitas adalah tentang melakukan hal yang tepat.
Perbedaannya terlihat kecil.
Tetapi dampaknya sangat besar.