Dulu saya percaya satu hal yang ternyata keliru.
Saya mengira… kalau tulisannya bagus, orang pasti membaca. Kalau idenya cerdas, orang pasti tertarik. Kalau produknya berkualitas, pasti akan laku
Nyatanya? Tidak.
Saya pernah menghabiskan berjam-jam menulis artikel, mencari referensi, memoles kalimat, memastikan tidak ada typo, lalu menekan tombol Publish dengan penuh harapan.
Beberapa jam kemudian… Sepi. Sedikit yang membaca. Lebih sedikit lagi yang membagikan. Dan hampir tidak ada yang mengambil tindakan.
Saat itu saya menyalahkan algoritma, waktu posting, dan LinkedIn. Sampai akhirnya saya sadar.
Mungkin masalahnya bukan di algoritma, tapi ada cara saya berkomunikasi.