Lo pernah nggak sih ngerasain momen di mana semua orang di sekitar lo kelihatan happy sama pasangan masing-masing, tapi lo sendiri ngerasa kok hubungan gue malah makin hambar?
Lo pernah nggak sih ngerasain momen di mana semua orang di sekitar lo kelihatan happy sama pasangan masing-masing, tapi lo sendiri ngerasa kok hubungan gue malah makin hambar?
Jujur aja, ada masa dalam hidup gue di mana gue mikir, “Kalau duit gue udah cukup, pasti gue bakal lebih bahagia, lebih produktif, dan lebih gampang semangat kerja.”
Ternyata… itu nggak sepenuhnya benar.
Pernahkah Anda duduk di depan laptop, menatap layar kosong, dan otak rasanya “macet total”? Ide seolah hilang, kata-kata tak mengalir, padahal tenggat sudah menunggu. Jika ya, selamat datang di dunia writer’s block — hambatan kreatif yang bisa menimpa siapa saja, bahkan orang-orang besar seperti Anda: pejabat negara, artis, pengusaha, hingga influencer.
Jujur deh, ada masa di hidup saya ketika angka di rekening tidak pernah bisa mengejar angka di kepala. Rasanya gaji sebesar apa pun selalu habis, bahkan minus. Padahal, secara teori saya “melek finansial”—tahu soal budgeting, investasi, bahkan hitungan bunga majemuk. Tapi tetap saja, uang terasa licin.
“Pernah gak lo mikir: bener gak sih semua pilihan yang lo ambil itu bener-bener pilihan lo sendiri?”
Kedengerannya simpel, tapi kalau kita jujur, banyak banget keputusan sehari-hari sebenernya udah “dipengaruhi” jauh sebelum kita sadar. Mulai dari snack apa yang lo beli di minimarket, bank mana yang lo pilih buat nabung, sampai siapa yang lo follow di Instagram.
Jujur aja, ada masa di hidup gue di mana gue merasa kayak lagi berdiri di tengah jalan raya dengan 10 cabang jalan. Semua orang di sekitar gue kayak tahu harus ke mana, sementara gue malah bengong, ngerasa salah jalan, dan terus bandingin diri sama orang lain.