Menyikapi Ketakutan

Takut.
Apa yang ada di benakmu ketika mendengar kata ini?
Ya, siapa saja aku yakin pernah mengalami apa yang dinamakan dengan ketakutan. Hanya saja, penyebab dan dampaknya tentu berbeda-beda dari setiap individu.
Ada yang takut dengan bencana. Ada yang takut kekurangan harta. Ada yang takut kehilangan pasangan. Tak sedikit yang takut dengan mati. Dan tidak kalah banyak yang takut dengan benda, makhluk hidup atau kejadian tertentu.
Ketakutan bukanlah aib ataupun kekurangan. Namun, jika kadarnya sudah “berlebihan” akan membuat kita tidak berdaya. Jika tingkatannya sudah akut, akan semakin menjauhkan diri kita untuk menjadi pribadi yang berkualitas.
Sah-sah saja kita memiliki rasa takut. Namun, sudah semestinya kita mampu mengendalikan diri. Karena tidak ada orang besar yang tidak mampu melawan atau mengelola rasa takutnya.
Takutmu, mentalmu.
Takutmu, penghalangmu.
Takutmu, kemunduranmu.
Takutmu, ilusimu.
So, sudahkah kamu keluar dari ketakutan hari ini?
Agung Setiyo Wibowo
Depok, 19 Oktober 2021
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn
Edit