Kebaikan yang Membahagikan

Hidup ini terlalu singkat. Sayangnya, kita sering kali lalai. Karena terbuai dengan kesenangan sementara yang semu.

Begitu singkatnya hidup ini bahkan disebut orang Jawa dengan istilah “mampir minum”  Artinya, ketika kita bertamu lalu disuguhkan minuman oleh tuan rumah, sedemikian pendeknya perumpamaannya.
Tragisnya, kita sering kali tidak menyadari bahwa hidup ini adalah ujian. Di akhir zaman, orang paling beruntung memiliki kebaikan lebih besar daripada keburukan. Dan sebaliknya, orang yang merugi memiliki derajat keburukan lebih besar.
Kebaikan begitu membahagikan. Bisa kita terjemahkan dengan berjuta cara. Yang terpenting niat tulus dari hati.
Sudahkah kamu berbuat kebaikan hari ini?
Agung Setiyo Wibowo
Depok,17 Maret 2021
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn
Edit