Merawat Kebodohan

Bodoh.

Apa yang ada di benakmu ketika mendengar kata ini? Apapun itu,  setiap orang sesungguhnya dilahirkan dalam kebodohan. Lah, kok bisa?
Ya karena dari situ kita memerlukan pendidikan. Baik yang bersifat formal maupun nonformal. Kapan saja. Di mana saja. Dari siapa saja. Melalui media apa saja.
Kebodohan perlu dirawat. Karena jika kita sudah merasa pintar, kita takkan pernah mengembangkan diri.
Kebodihan perlu dirawat. Karena manusia diwajibkan belajar sepanjang hayat. Dari buaian hingga liang lahat.
Nah, bagaimana denganmu? Apa yang kamu pelajari hari ini?
Rawatlah kebodohanmu. Teruslah belajar. Tetaplah haus ilmu dan pengetahuan!
Agung Setiyo Wibowo
Depok, 20 Juli 2020
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn
Edit