Hakim Terbaik

Teman, kita memang bebas melakukan apa yang kita mau. Bersikap, berpikir, berucap, dan bertindak.

Kawan, manusia memang merdeka. Bebas memanfaatkan waktunya di dunia.
Namun, sadarkah kamu? Semua yang kita jalani ada yang menilainya. Segala hal yang kita alami dihakimi.
Orang-orang di sekelilingmu salah satunya. Mereka memberimu label ini itu. Namun, mereka tidak bisa obyektif sepenuhnya. Mereka tidak bisa adil.
Tuhanlah hakim terbaik. Sekecil apapun perbuatanmu, dievaluasi. Sesepele apapun sikapmu, dicatat.
Aku yakin kamu sudah sadar. Lalu, buat apa aku mengingatkan?
Aku hanya kamu senantiasa ingat. Bahwa hidup ini terlalu singkat.
Cintai takdirmu. Jangan sia-siakan hidupmu.
Agung Setiyo Wibowo
Depok, 18 Maret 2020
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn
Edit