Rezeki yang Diacuhkan

Rezeki.

Apa yang ada di benakmu ketika mendengar kata ini?
Aku tak berhak menghakimi pendapatmu. Yang kuyakini, rezeki bukan hanya perihal uang.
Waktu luang adalah rezeki. Anak adalah rezeki. Kesehatan adalah rezeki. Pekerjaan yang memberdayakan adalah rezeki. Nasabah yang loyal adalah rezeki. Rumah tangga yang harmonis adalah rezeki. Iman yang teguh adalah rezeki.
Hidup ini kompleks, teman. Kita tidak bisa menilai segala sesuatu dari satu sudut pandang saja. Kita seharusnya memaknai semuanya secara global.
Jadi, hilangkah keluh kesahmu. Jalani segala masalah yang menghadangmu. Karena kita serangkali mengacuhkan rezeki yang begitu melimpah.
Rezeki memang misteri, teman. Tapi rezeki tak pernah tertukar.
Tabik.
Agung Setiyo Wibowo
Jakarta, 25 Februari 2020
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn
Edit