Ajal

Ajal. Apa yang ada di benakmu ketika mendengar kata ini?

Ya, kamu bisa bebas memaknai. Mati. Tewas. Wafat. Mampus. Meninggal dunia. Tutup usia. Atau yang lainnya.
Ajal memang misteri. Konon Dewata telah menggariskan usia setiap individu sejak kita di alam kandungan.
Ajal tak mensyaratkan sakit dulu atau tua dulu. Datang kapan saja. Tak dapat dimundurkan, tak dapat dipercepat.
Sayangnya, kita sering lalai dengan hal ini. Kita mati-matian mengejar sesuatu yang sesungguhny bakal kita tinggalkan. Ya, sebagian besar manusia terlena dengan yang fana.
“Berusahalah untuk duniamu seakan-akan kau hidup selamanya. Berusahalah untuk akhiratmu seakan-akan esok kau tiada.” Ungkapan klise ini mungkin tak kan pernah lekang oleh waktu.
Nah, seberapa besar upayamu menghadapi ajal?
Tabik.
Agung Setiyo Wibowo
Depok, 18 Februari 2020
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn
Edit