Menikmati Sisa Umur

Tahukah kamu apa satu-satunya kepastian di dunia ini? Menurutku adalah kematian.

Harta benda, ketenaran, kekuasaan, dan orang-orang tersayang di sekelilingmu hanyalah ujian. Semuanya fana.
Kita seringkali merisaukan masa depan. Kita kadang-kadang  menyesali masa silam yang dirasa belum maksimal dimanfaatkan. Kita senantiasa lupa dengan saat ini.
Teman, hidup ini misteri. Selagi hayat masih dikandung badan, angan-angan mengiringi. Keinginan kita tak ada habisnya. Padahal, kemelekatan kita padanya adalah sumber kesengsaraan.
Kita seringkali kalah dengan ego. Keakuan merajai. Nurani terkalahkan.
Teman, sudah siapkah kamu menghadapi kematian? Ia datang tiba-tiba. Tak bisa dimajukan, tak bisa dimundurkan.
Teman, apa bekalmu untuk memasuki kematian? Sudah mantap kah? Seberapa besar upayamu?
Semakin bertambah umur, ambisi duniawi kita semakin bergelora. Padahal, sisa umur kita makin menipis. Sadarkah?
Teman, nikmati sisa umurmu. Jangan lupa bahagia.
Agung Setiyo Wibowo
Jakarta, 11 Februari 2020
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn
Edit